Ahmadirwan61 - Adobe
mengakui bahwa sistem mereka
baru saja kebobolan. Jutaan data
pelanggan yang bersifat sangat
rahasia pun berhasil diobok-obok
pelaku.
Melalui blog resmi Adobe, Brad
Arkin selaku Chief Security Officer
Adobe, mengaku telah mendapat
serangan bertubi-tubi hingga
sistem pertahanan mereka
akhirnya jebol.
Sedikitnya, ada 2,9 juta data
pengguna Adode yang berhasil
dicuri pelaku. Data tersebut berisi
informasi penting seperti, nama,
alamat lengkap, dan nomer kartu
kredit yang sudah dienkripsi.
"Hingga saat ini kami yakin bahwa
pelaku belum berhasil
mendepkripsi kartu kredit atau
kartu debit yang dicuri dari sistem
kami," kata Arkin coba
menenangkan kekhawatiran,
seperti dikutip detikINET,
Jumat (4/10/2013).
Untuk mencegah hal-hal yang
tidak diinginkan, Adobe langsung
melakukan reset password
terhadap seluruh pelanggan
mereka. Para konsumen pun
diberitahukan agar segera
mengganti kata sandi mereka.
Selain mencuri 2,9 juta data
pelanggan, hacker yang belum
diketahui menyusup dari mana itu
juga sukses mengantongi
sejumlah source code produk
Adobe.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah mengikuti posting ini ,ikuti posting berikutnya