Thema62
|
|
Senin, 02 Desember 2013
Sinkronisasi Foto dan Dokumen, Perangkat Android
Sinkronisasi Foto
Pengguna Google+ tentu tak lagi
asing dengan fitur autobackup foto
yang secara automatis melakukan
backup foto yang tersimpan dalam
ponsel ke penyimpanan cloud milik
Google. Untuk lebih meningkatkan
pengalaman pengguna, Google
baru-baru ini telah mengupdate
fitur autobackup jejaring sosial
andalannya tersebut. Mengusung
nama baru, Google Photos siap
menawarkan ragam fitur baru
seperti kemampuan edit serta
menyimpan foto dalam resolusi
asli. Berikut ulasan lengkapnya:
1) Jika ponsel Anda sudah terinstal
Google+, Play Store akan secara
otomatis mendownload aplikasi
Google Photos dan
menyematkannya secara otomatis
ke halaman menu.
2) Untuk mengaktifkan
autobackup, silakan ketuk tombol
menu dan pilih settings.
Selanjutnya pilih Autobackup dan
geser tombol autobackup ke posisi
ON.
3) Sesudah masuk ke autobackup
silakan lakukan konfigurasi
beberapa setting berikut:
-Photo size: pilih resolusi foto yang
ingin Anda backup. Anda dapat
memilih full size untuk resolusi asli
dan standard untuk resolusi lebih
kecil. Jika Anda memilih full size,
maka Anda hanya akan
mendapatkan 15GB ruang
penyimpanan. Sedangkan untuk
resolusi standard, Google berbaik
hati memberikan ruang
penyimpanan tak terbatas.
-Backup setting: Google Photos
memberi keleluasan kepada
pengguna untuk memilih jenis
koneksi yang dipakai untuk
melakukan backup foto dan backup
video. Untuk menghemat baterai,
Anda juga dapat mengatur agar
backup hanya dilakukan saat ponsel
sedang di-charge dengan cara
memberi tanda centang "While
Charging".
4) Untuk melakukan sinkronisasi
foto, Anda juga dapat memilih
"backup all". Satu hal yang perlu
diperhatikan, begitu seluruh foto
selesai dibackup maka galeri ponsel
Anda akan secara otomatis
terhubung ke akun Google. Ini
berarti setiap tindakan menghapus
foto dalam galeri ponsel akan
berakibat pada terhapusnya foto
tersebut dari akun Google.
5) Selain untuk melakukan backup,
Google Photos juga dapat
digunakan untuk mengedit foto.
Silakan pilih foto yang ingin diedit
dan ketuk ikon kuas.
6) Google Photos memungkinkan
pengguna untuk menambahkan
filter, cropping atau rotasi.
7) Selain dapat dipakai untuk
melihat dan mengedit foto, Google
Photos juga dapat dipakai untuk
memutar video. Sayang sekali fitur
yang dimiliki pemutar video ini
masih sangat sederhana.
Sinkronisasi Dokumen
Selain mengembangkan
sinkronisasi foto dan video untuk
keperluan sosial, Google juga
memberi perhatian pada fitur
produktivitas seperti pengolahan
dokumen. Salah satunya dengan
mengakuisisi Quick Office serta
menggratiskannya untuk seluruh
pengguna Android dan iOS.
Penasaran dengan fitur yang
dimiliki oleh Quick Office? Simak
ulasan berikut:
1) Download dan instal Quick Office
dari Play Store. Lanjutkan dengan
sign in ke akun Google Anda.
2) Untuk membuka dokumen baru
silakan ketuk ikon plus disudut atas
kanan. Quick Office mendukung
dokumen berformat word, excel
dan power point. Anda juga dapat
membuka pdf dengan Quick Office.
3) Quick Office dilengkapi pula
dengan fitur penulisan dokumen
yang meliputi:
-Bold, Italik dan garis bawah.
-Ganti ukuran, warna dan tipe font.
-Highlight.
-Tambahkan gambar dari galeri
atau kamera.
-Undo dan redo.
-Paragraf rata kanan, kiri dan
tengah.
-Penomoran
-Atur spasi dan indent tulisan.
4) Begitu selesai menulis atau
mengedit dokumen, silakan ketuk
save dan beri nama dokumen
Anda. Selanjutnya tinggal pilih
untuk disimpan di Google Drive
atau penyimpanan ponsel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
| Table Cell |

bray,kalo aplud foto ke blogger lewat hape ente bisa gak?
BalasHapusbisa mas ...kita tgl ambil foto dari kamera langsung dan upload dulu ke picasa album untuk mendapatkan kode link copy kode tsb dan paste kan ke blogger dan lihat hasil nya
BalasHapus